5.Kamu bis welcome to my blogger Blue Fire Pointer

Latest Post

Prinsip Usability

| Selasa, 31 Maret 2015
Baca selengkapnya »
            kali ini saya akan membahan Prinsip Usability  pengertian dari Prinsip Usability  itu adalah suatu masalah optimasi penggunaan sistem oleh pengguna. Sistem akan bekerja sangat baik apabila dipergunakan secara maksimal oleh pengguna sehingga semua kemampuan sistem dapat termanfaatkan secara maksimal.

           Prinsip Usability di bagi menjadi beberapa bagian yang harus di pelajari apa sajakah itu antarnyanyaHuman Ability, Human Capabilities, Memori, Problem Solving.


Human Ability
            yaitu  kemampuan manusia untuk melakukan sesuatu yang dimilikinya. Memiliki 2 perbedaan yaitu: 

Human Ablities Baik

- Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas
- Durasi LTM tidak terbatas dan komplex
- Kemampuan memahami tinggi
- Mekanisme konsentrasi powerful
- Pengenalan pola pikir powerful
Human Abilities Buruk

- Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas
- Durasi STM terbatas
- Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM
- Proses yang cenderung salah
- Proses yang lambat 

Human Capabilities

                sama saja dengan Human Ability tetapi Human Capabilities lebih mengarah ke anggota Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba) pada manusia itu sendiri. 
Mata Mata adalah mekanisme untuk menerima cahaya dan mentransformasikannya menjadi energi listrik. Penglihatan manusia merupakan hal yang kompleks dengan batasan fisik dan persepsi dan menjadi sumber utama informasi. 

Telinga
                 salah satu panca indera yang digunakan untuk mendengar. Proses mendengat diawali dengan adanya getaran di udara atau dikenal sebagai gelombang suara. Telinga menerima gelombang ini dan mentransmisikannya ke system syaraf auditory melalui berbagai tahap.

Peraba

                Peraba memungkinkan kita memperoleh informasi mengenai lingkungan sekitar kita. Dari perabaan, kita dapat mengetahui apakah sesuatu itu panas atau dingin.

Memori

                 memori ini yang di maksud adalah ingatan kita sehari-hari dari mulai bangun hingga ter tidur di malam hari ,memori ini sangat berguna  dan teramat penting bagi kehidupan kita.

Problem solving

                 Jika penalaran merupakan mekanisme untuk menarik kesimpulan atau informasi baru dari hal yang sudah diketahui, maka penyelesaian masalah merupakan proses menemukan solusi suatu tugas dengan menggunakan pengetahuan yang dimiliki. Penyelesaian masalah pada manusia
dikarakteristikkan oleh kemampuan mengadaptasikan informasi dengan situasi yang baru. Terdapat beberapa pandangan mengenai cara manusia menyelesaikan masalah. Gestalt memandang bahwa proses pemecahan masalah melibatka penggunaan pengetahuan dan proses mantal (insight). Teori problem space melihat bahwa pikiran manusia adalah proses informasi yang terbatas.

Hanya itu saja yang saya tau di materi kali ini semoga bermanfaat bagi para pembaca sekian dan terimakasih .

Referensi:
-Buku Interaksi Manusia dan Komputer Penerbit GUNADARMA
-http://carica-ra.blogspot.com/2013/04/prinsip-usability.html




Prinsip Usability

Posted by : Unknown on :Selasa, 31 Maret 2015 With 0komentar

TUGAS IMK 1

| Jumat, 13 Maret 2015
Baca selengkapnya »
          Tugas kali ini membahas IMK yg di sebut sebagai Interaksi manusia dan komputer  nah IMK ini mempelajari tentang hubungan antara manusia sebagai pengguna dan komputer sebagai media ini sendiri sering kita jumpai setiap hari bahkan kitasendiri yang melakukannya ilmu ini meliputi perancangan, dan evaluasi 

IMK atau interaksi manusia dan komputer yaitu ilmu yang sangat berhubungan dengan disain evaluasi yang mempelajari karakteristik  pemakai dan objek/alat yang dipakai sebenarnya kita dapat menemukannya setiap hari di kehidupan kita.
Contoh mudahnya penggunaan telfon genggam yang amat penting bagi kita dan penggunaan computer bagi pelajar /mahasiswa yang amat penting untuk tugas mereka,alat-alat ini lah yang sering kita temui di kehidupan nyata untuk mempelajari IMK ini sendiri.

Namun saya khuwatir di masa yang akan datang interaksi antar muka manusia akan dig anti antar computer ini sendiri maka kita sebagai mausia wajib menyetarakan/menyeimbangkan antara kebutuhan interaksi secara langsung dan non langsung 

Referensi:
http://uncuade.blogspot.com/2013/10/pengertian-dan-tujuan-pengertian.html

TUGAS IMK 1

Posted by : Unknown on :Jumat, 13 Maret 2015 With 0komentar

Encapsulatiom

| Minggu, 30 November 2014
Baca selengkapnya »
Enkapsulasi adalah pembungkus, pembungkus disini dimaksudkan untuk menjaga suatu proses program agar tidak dapat diakses secara sembarangan atau di intervensi oleh program lain. Konsep enkapsulasi sangat penting dilakukan untuk menjaga kebutuhan program agar dapat diakses sewaktu-waktu, sekaligus menjaga program tersebut.
Dalam kehidupan sehari hari enkapsulasi dapat dimisalkan sebagai arus listrik pada generator, dan sistem perputaran generator untuk menghasilkan arus listrik. Kerja arus listrik tidak mempengaruhi kerja dari sistem perputaran generator, begitu pula sebaliknya. Karena didalam arus listrik tersebut, kita tidak perlu mengetahui bagaimana kinerja sistem perputaran generator, apakah generator berputar kebelakang atau ke depan atau bahkan serong. Begitu pula dalam sistem perputaran generator, kita tidak perlu tahu bagaimana arus listrik, apakah menyala atau tidak.
Begitulah konsep kerja dari enkapsulasi, dia akan melindungi sebuah program dari akses ataupun intervensi dari program lain yang mempengaruhinya. Hal ini sangat menjaga keutuhan program yang telah dibuat dengan konsep dan rencana yang sudah ditentukan dari awal.
Contoh dalam program
Belajar.Java
class belajar{
public String x =”Pintar”;
private String y = “Java”;
}
Pintar.Java
public class Pintar{
public static void main(String[]args){
Coba panggil = new Belajar();
System.out.println(“Panggil X : “+panggil.x);
System.out.println(“Panggil Y : “+panggil.y);
}}
Tipe public dan private mempunyai fungsi yang berbeda. Fungsi public yang terdapat dalam class Coba pada variable x, memungkinkan nilai dari variable x dapat diakses oleh class Belajar. Sedangkan variable y yang menggunakan fungsi private tidak dapat dipanggil didalam class Belajar.

Encapsulatiom

Posted by : Unknown on :Minggu, 30 November 2014 With 0komentar

DEFINISI DARI SEBUAH MANAJEMEN PROYEK

| Selasa, 25 November 2014
Baca selengkapnya »

Pengertian Manajemen.
Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.

Definisi dari manajemen proyek yaitu penerapan ilmu pengetahuan, keahlian dan ketrampilan, cara teknis yang terbaik dan dengan sumber daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kinerja, waktu, mutu dan keselamatan kerja. Dalam manajemen proyek, perlunya pengelolaan yang baik dan terarah karena suatu proyek memiliki keterbatasan sehingga tujuan akhir dari suatu proyek bisa tercapai. Yang perlu dikelola dalam area manajemen proyek yaitu biaya, mutu, waktu, kesehatan dan keselamatan kerja, sumberdaya, lingkungan, resiko dan sistem informasi.

Rencana Yang Di Lakukan Apabila suatu Proyek Kalian Mengalami Kendala
     

Jika kita melakukan Proyek pasti akan menemukan kendala/masalah tak terdua langkah-langkah yang harus di lakukan agar tidak terjadi msala di tengah jalan proyek harus membuat rencana terlebih dahulu seperti di bawah ini:

1.susun dulu jadwal pembuatan proyek/pelaksanaan
2.bagi tugas ke pada anggota kelompok 
3.jika salah satu kelompok mendadak hampir keluar proyek usahakan selesaikan dahulu bagian si anggota yang terancam keluar
4.targetkan tanggal jadi proyek tersebu jika tidak akan lama pembuatan proyek itu sendiri

Demikian penjelasan dari saya jika ada kata-kata yang kuarang sopan mohon maaf 

DEFINISI DARI SEBUAH MANAJEMEN PROYEK

Posted by : Unknown on :Selasa, 25 November 2014 With 0komentar

WBS & PERT

| Selasa, 04 November 2014
Baca selengkapnya »
PENGERTIAN WBS

Work Breakdown Structure yaitu Pemecahan atau pembagian pekerjaan kedalam bagian yang lebih kecil atau suatu daftar yang harus dimiliki oleh setiap orang sebelum mengerjakan proyek.

WBS merupakan aturan secara hirarki,pengerjaan suatu proyek menjadi unit terkecil yang mempunyai arti dan saling berhubungan.

Manfaat dari WBS adalah:
1.Pengembangan WBS di awal Project Life Cycle memungkinkan diperolehnya pengertian cakupan proyek dengan jelas.
2. WBS membantu dalam pengawasan dan peramalan biaya, jadwal, dan informasi mengenai produktifada 3 

Ada 3 keuntungan dari WBS yaitu:
1.memberikan daftar pekerjaan yang harus di selesaikan
2.memberikan dasar untuk mengestimasi,mengalokasikan sumber daya,menyusun jadwal,dan menghitung biaya
3.mendorong untuk mempertimngkan secara lebih serius sebelum mambangun suatu proyek

Tujuan dari WBS ini sendiri ada 7 diantaranya :
1.menurangi kompleksitas

2. Fasilitas penjadwalan dan pengendalian
3. Estimasi Biaya (Cost Estimation)
4. Penyusunan anggaran (Cost Budgeting)
5. Perencanaan manajemen Risiko
6. Risk Management Planning)
7. Identifikasi aktivitas(Activity Definition)

PENGERTIAN PERT

PERT adalah suatu alat manajemen proyek yang digunakan untuk melakukan penjadwalan, mengatur dan mengkoordinasi bagian-bagian pekerjaan yang ada didalam suatu proyek. PERT yang memiliki kepanjangan Program Evalution Review Technique adalah suatu metodologi yang dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1950 untuk mengatur program misil. Sedangkan terdapat metodologi yang sama pada waktu bersamaan yang dikembangkan oleh sektor swasta yang dinamakan CPM atau Critical Path Method.

Dalam melakukan perencanaan dengan PERT dibutuhkan 6 langkah, yaitu:

1.     1.  Mengidentifikasi aktivitas (activity) dan titik tempuhnya (milestone).
Sebuah aktivitas adalah pekerjaan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah proyek. Titik tempuh (milestone) adalah penanda kejadian pada awal dan akhir satu atau lebih aktivitas. Untuk mengidentifikasi aktivitas dan titik tempuh dapat menggunakan suatu tabel agar lebih mudah dalam memahami dan menambahkan informasi lain seperti urutan dan durasi.

2. Menetapkan urutan pengerjaan dari aktivitas-aktivitas yang telah direncanakan.
Langkah ini bisa dilakukan bersamaan dengan identifikasi aktivitas. Dalam menentukan urutan pengerjaan bisa diperlukan analisa yang lebih dalam untuk setiap pekerjaan.

3. Membuat suatu diagram jaringan (network diagram).
Setelah mendapatkan urutan pengerjaan suatu pekerjaan maka suatu diagram dapat dibuat. Diagram akan menunjukan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan berurutan(serial) atau secara bersamaan (pararell). Pada diagram PERT biasanya suatu pekerjaan dilambangkan dengan simbol lingkaran dan titik tempuh dilambangkan dengan simbol panah.

4. Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk setiap aktivitas. Dalam menentukan waktu dapat menggunakan satuan unit waktu yang sesuai misal jam, hari, minggu, bulan, dan tahun.

5. Menetapkan suatu jalur kritis (critical path). Suatu jalur kritis bisa didapatkan dengan menambah waktu suatu aktivitas pada tiap urutan pekerjaan dan menetapkan jalur terpanjang pada tiap proyek. Biasanya sebuah jalur kritis terdiri dari pekerjaan-pekerjaan yang tidak bisa ditunda waktu pengerjaannya. Dalam setiap urutan pekerjaan terdapat suatu penanda waktu yang dapat membantu dalam menetapkan jalur kritis, yaitu :
• ES – Early Start
• EF – Early Finish
• LS – Latest Start
• LF – Latest Finish
Dengan menggunakan empat komponen penanda waktu tersebut bisa didapatkan suatu jalur kritis sesuai dengan diagram.

6. Melakukan pembaharuan diagram PERT sesuai dengan kemajuan proyek. Sesuai dengan berjalannya proyek dalam waktu nyata. Waktu perencanaan sesuai dengan diagram PERT dapat diperbaiki sesuai dengan waktu nyata. Sebuah diagram PERT mungkin bisa digunakan untuk merefleksikan situasi baru yang belum pernah diketahui sebelumnya.
Dari langkah-langkah penjelasan metode PERT maka bisa dilihat suatu karakteristik dasar PERT, yaitu sebuah jalur kritis. Dengan diketahuinya jalur kritis ini maka suatu proyek dalam jangka waktu penyelesaian yang lama dapat diminimalisasi. Ciri-ciri jalur kritis adalah:
• Jalur yang biasanya memakan waktu terpanjang dalam suatu proses.
• Jalur yang tidak memiliki tenggang waktu antara selesainya suatu tahap kegiatan dengan mulainya suatu tahap kegiatan berikutnya.
• Tidak adanya tenggang waktu tersebut yang merupakan sifat kritis dari jalur kritis.
Terdapat beberapa karakteristik proyek, adalah sebagai berikut:
• Kegiatannya dibatasi oleh waktu; sifatnya sementara, diketahui kapan mulai dan berakhirnya.
• Dibatasi oleh biaya.
• Dibatasi oleh kualitas.
• Biasanya tidak berulang-ulang.


Manfaat PERT adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui ketergantungan dan keterhubungan tiap pekerjaan dalam suatu proyek.
2. Dapat mengetahui implikasi dan waktu jika terjadi keterlambatan suatu pekerjaan.
3. Dapat mengetahui kemungkinan untuk mencari jalur alternatif lain yang lebih baik untuk kelancaran proyek.
4. Dapat mengetahui kemungkinan percepatan dari salah satu atau beberapa jalur kegiatan.
5. Dapat mengetahui batas waktu penyelesaian proyek.

Referensi:
http://yukmelintang.blogspot.com/2013/12/pengertian-wbs-pert-dan-cpm.html
http://rizkyabasith.blogspot.com/2013/10/tugas-manajemen-proyek-dan-resiko.html
http://fajarbax89.blogspot.com/2009/12/apa-itu-pert.html

WBS & PERT

Posted by : Unknown on :Selasa, 04 November 2014 With 0komentar

Apa Itu Proyek dan Komponen apa saja didalamnya

| Senin, 27 Oktober 2014
Baca selengkapnya »
Definisi dari  proyek yaitu penerapan ilmu pengetahuan,keahlian dan ketrampilan,cara teknis yang terbaik dan dengan sumber daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kinerja,waktu,mutu dan keselamatan kerja.Dalam manajemen proyek,perlunya pengelolaan yang baik dan terarah karena suatu proyek memiliki keterbatasan sehingga tujuan akhir dari suatu proyek bisa tercapai.

Ada tiga garis besar untuk menciptakan berlangsungnya sebuah proyek, yaitu :
1.Perencanaan
Untuk mencapai tujuan,sebuah proyek perlu suatu perencanaan yang matang.Yaitu dengan meletakkan dasar tujuan dan sasaran dari suatu proyek sekaligus menyiapkan segala program teknis dan administrasi agar dapat diimplementasikan.Tujuannya agar memenuhi persyaratan spesifikasi yang ditentukan dalam batasan waktu,mutu,biaya dan keselamatan kerja.Perencanaan proyek dilakukan dengan cara studi kelayakan,rekayasa nilai,perencanaan area manajemen proyek (biaya,mutu,waktu,kesehatan dan keselamatan kerja,sumberdaya,lingkungan,resiko dan sistem informasi).
2.Penjadwalan
Merupakan implementasi dari perencanaan yang dapat memberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek yang meliputi sumber daya (biaya,tenaga kerja,peralatan,material),durasi dan progres waktu untuk menyelesaikan proyek.Penjadwalan proyek mengikuti perkembangan proyek dengan berbagai permasalahannya.Proses monitoring dan updating selalu dilakukan untuk mendapatkan penjadwalan yang realistis agar sesuai dengan tujuan proyek.Ada beberapa metode untuk mengelola penjadwalan proyek,yaitu Kurva S (hanumm Curve),Barchart,Penjadwalan Linear (diagram Vektor),Network Planning dan waktu dan durasi kegiatan.Bila terjadi penyimpangan terhadap rencana semula,maka dilakukan evaluasi dan tindakan koreksi agar proyek tetap berada dijalur yang diinginkan.
3.Pengendalian Proyek
Pengendalian mempengaruhi hasil akhir suatu proyek.Tujuan utama dari utamanya yaitu meminimalisasi segala penyimpangan yang dapat terjadi selama berlangsungnya proyek.Tujuan dari pengendalian proyek yaitu optimasi kinerja biaya,waktu,mutu dan keselamatan kerja harus memiliki kriteria sebagai tolak ukur.Kegiatan yang dilakukan dalam proses pengendalian yaitu berupa pengawasan,pemeriksaan,koreksi yang dilakukan selama proses implementasi.

Apa Itu Proyek dan Komponen apa saja didalamnya

Posted by : Unknown on :Senin, 27 Oktober 2014 With 0komentar

keterkaitan manajemen proyek dan manajemen risiko

| Senin, 13 Oktober 2014
Baca selengkapnya »
Pengertian Manajemen.
Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.

Definisi dari manajemen proyek yaitu penerapan ilmu pengetahuan, keahlian dan ketrampilan, cara teknis yang terbaik dan dengan sumber daya yang terbatas untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal dalam hal kinerja, waktu, mutu dan keselamatan kerja. Dalam manajemen proyek, perlunya pengelolaan yang baik dan terarah karena suatu proyek memiliki keterbatasan sehingga tujuan akhir dari suatu proyek bisa tercapai. Yang perlu dikelola dalam area manajemen proyek yaitu biaya, mutu, waktu, kesehatan dan keselamatan kerja, sumberdaya, lingkungan, resiko dan sistem informasi.

Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.

Kesimpulan
keterkaitan dua hal ini adalah untuk saling melengkapi kekurangan masing-masing baik dari segi manajemen proyek maupun manajemen resiko itu sendiri.

Referensi:

keterkaitan manajemen proyek dan manajemen risiko

Posted by : Unknown on :Senin, 13 Oktober 2014 With 0komentar
Next Prev
▲Top▲